Tips Bebas Flu Saat Traveling

Tips Bebas Flu Saat Traveling
Perjalanan traveling menjadi seru dan menyenangkan karena bebas flu. [Foto : Dok. Pribadi]
Mungkin semua orang di dunia ini pernah terserang influenza, jenis penyakit yang mudah tertular. Pernah kebayang gak sih atau mungkin pernah mengalami, saat traveling malah terserang flu. Pasti risih banget kan kalau sedang traveling malah terserang flu. Kepala pusing, hidung meler, bernafas pun tak nyaman!

Gak lucu juga kalau saat traveling dan ingin berfoto, tapi malah pakai masker atau mungkin dengan penampilan yang kurang fit karena hidung yang merah. Lebih ga enakinnya lagi kalau saat traveling mesti istirahat terus, sehingga waktu untuk traveling banyak terbuang. Jangan sampai rencana traveling yang sudah disiapkan secara matang, momennya berkurang karena terserang flu!

Kalau dahulu saat saya akan traveling hanya memikirkan dan menyiapkan destinasi, budget, transportasi, penginapan, pakaian, dan perlengkapan lainnya, namun ternyata ada yang lebih penting dari itu semua. Yakni kesehatan! Saat traveling, kesehatan yang utama ya gaes. Perlu banget menyiapkan diri agar tetap sehat sebelum, saat, dan setelah traveling. Karena momen saat traveling adalah yang utama!

Mengingat flu termasuk penyakit yang mudah tertular, kayaknya perlu banget nih traveler seperti saya menjaga daya tahan tubuh agar tetap fit dan terhindar dari flu. Jujur, saya termasuk seseorang yang mudah terserang flu. Kalau sudah merasakan capek banget biasanya hidung saya langsung bersin-bersin, meler, sakit kepala, dan lemas banget. Malah bisa sampai mengeluarkan darah dari hidung. Tapi alhamdulillah selama traveling belum pernah terserang flu berat.

By the way, minggu depan saya berencana traveling ke Yogya. Namun, mengingat deadline kerjaan yang setiap hari ada saja, kayaknya saya mesti pintar-pintar menjaga daya tahan tubuh agar tetap fit. Gak mau kalau momen berlibur nantinya malah terganggu karena sakit! Dan beruntungnya kalian yang membaca artikel ini karena saya akan bagikan ilmu seputar pencegahan flu yang telah saya dapatkan langsung dari pakarnya :) 

World Flu Day "Blogger Gathering - Bebas Flu Saat Traveling"


Alhamdulillah sebagai seorang traveler yang mudah terserang flu, saya mendapat kesempatan untuk hadir di acara "Blogger Gathering - Bebas Flu Saat Traveling" pada Minggu 24 November 2019 kemarin di Paradigma Cafe & Restaurant yang berada di bilangan Jakarta Pusat. Acara ini semakin berfaedah karena menghadirkan dr. Patricia Fina dari Safoni Pasteur Indonesia dan juga dr. Suzy Maria Sp PD.
Tips Bebas Flu Saat Traveling
Menghadiri acara yang sangat berfaedah [Difotoin sama suika-lova.com]
Kenapa sih, kok Blogger Gathering kali ini mengangkat tema "Bebas Flu Saat Traveling"? Selain karena 1 November kemarin jatuh sebagai world flu day, juga karena influenza merupakan penyakit yang sering dialami saat liburan gaes.
Flu adalah penyakit pernapasan yang menular dan disebabkan oleh virus influenza yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan paru-paru.  
Kita sering keliru membedakan antara flu dan demam. Untuk gelaja flu sendiri, seperti demam, menggigil, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, batuk, nyeri otot dan badan, sakit kepala, mudah lelah, dan muntah-muntah (umumnya sering terjadi pada anak daripada orang dewasa). Sedangkan gejala demam seperti sakit tenggorokan, bersin, batuk, sakit kepala, kelelahan.

Seseorang bisa saja menginfeksi orang lain 1 hari sebelum gejala muncul hingga 5-7 hari setelah benar-benar sakit. Influenza sangat mudah menyebar, dikarenakan :
  • Droplets, saat seseorang bersin, 20.000 droplet dilepaskan di udara, bisa menular hingga jarak 1,8 m
  • Kontak langsung, Virus influenza dapat bertahan di permukaan hingga 48 jam dan tetap menularkan bila seseorang memegang permukaan
  • Airborne, Penyebaran virus influenza dapat meningkat hingga 4x lipat pada ruangan tertutup.

Nah, kalau jatuhnya sakit saat liburan disebabkan oleh beberapa faktor berikut :
  • Forsir pekerjaan jelang liburan. Kalau ini saya banget, sebelum liburan bawaannya pengen kelarin kerjaan agar liburan jadi tenang. Boleh saja sih kelarin kerjaan, asal jangan terlalu diforsir.
  • Kondisi badan yang sedang drop
  • Perjalanan selama liburan yang melelahkan
  • Bertemu dengan banyak orang (Risiko penularan penyakit meningkat)
Berbicara soal traveling, tentunya tak lepas dari moda transportasi. Apa pun jenis transportasi yang digunakan untuk traveling, risiko terkena flu akan tetap ada. Nah kalau teman-teman naik pesawat terbang, Flu Skies disebabkan karena faktor berikut :
  • Resirkulasi udara di dalam pesawat menyebabkan virus flu mudah menyebar di dalam pesawat.
  • Apalagi kalau pramugari/pramugara yang terinfeksi flu akan menularkan flu 4,6 kali di setiap penerbangan. 
  • Penumpang pesawat yang duduk bersebelahan, atau duduk di depan / belakang dengan penderita flu, memiliki risiko tertular flu hingga 80%
Risiko Infeksi di Pesawat
  • 7,5% penumpang berisiko tertular flu dari penumpang yang sakit.
  • dari yang tertular, hampir setengahnya berada dalam 2 baris dari penderita
  • 2-Row transmission zone guideline
Risiko Berlanjut Setelah Turun Pesawat
  • Tingkat infeksi influenza pada traveler 8,9 orang per 100 orang setiap bulan
  • Risiko lebih tinggi bila : Mengunjungi keluarga dan kerabat, Tingal lama >30 hari
Ada yang suka naik kapal pesiar? Nah berikut merupakan risiko infeksi di kapal pesiar :
  • Kapal pesiar modern dapat menampung 5000 penumpang dengan 2000 awak kapal. Sehingga kemungkinan tertular virus influenza akan semakin besar.
  • Outbreak influenza dapat terjadi pada 2-7% penumpang

Kalau Kamu Traveling Saat Musim Berikut, Kemungkinan Terserang Flu Lebih Besar Dibandingkan Musim Lainnya


Virus influenza bersikulasi sepanjang tahun. Kalau di daerah tropis seperti Indonesia, flu meningkat pada musim hujan. Sedangkan pada daerah dengan 4 musim, flu meningkat pada musim gugur dan musim dingin. Bahkan di luar negeri, menyebutkan bahwa musim dingin adalah saatnya flu.

Sebab Influenza Sering Terjadi Saat Musim Dingin :
  • Virus influenza lebih bertahan lama di dalam ruangan saat musim dingin, karena kelembaban udara yang kurang dibandingkan di luar ruangan. 
  • Saat musim dingin, orang lebih cenderung untuk tinggal di dalam ruangan, dan berkontak dekat dengan orang-orang dalam ruangan, sehingga lebih mudah terjadi penularan flu. 

Hal-Hal yang Dilakukan Saat Terserang Flu


Jika kita terserang flu, maka hal pertama yang mesti kita lakukan adalah harus istirahat yang cukup supaya kekebalan tubuh mampu melawan virus influenza. Lalu minum obat, bisa juga dengan meminum obat ramuan rumah tangga, jangan lupa minum air putih yang banyak juga ya gaes. 

Sedangkan yang perlu kita lakukan saat terkena flu adalah :
  • Tutup hidung dan mulut saat batuk dan bersin
  • Buang segera tissue yang telah dipakai ke tempat sampah
  • Cuci tangan dengan air dan sabun atau handrub berbasis alkohol
  • Gunakan masker bila harus berpergian

Cara Terbaik untuk Mencegah Flu Adalah dengan Vaksinasi Flu Setiap Tahun


Influenza mudah tertular melalui udara. Apalagi bagi seorang traveler yang sering melakukan perjalanan. Dan gak semua orang terkena flu ringan, ada yang bisa sampai menyerang paru-paru bahkan berisiko pada kematian. Maka cara terbaik untuk mencegah terjadinya flu adalah dengan vaksinasi flu setiap tahun gaes. Vaksinasi adalah cara nomor satu untuk mencegah flu!
Tips Bebas Flu Saat Traveling

Cara vaksinasi flu ini adalah dengan memasukkan partikel (bagian kecil dari virus) dengan cara disuntikkan ke dalam tubuh melalui otot tubuh yang letaknya di lengan bagian atas, untuk menjaga kekebalan tubuh. Dan vaksinasi flu ini bisa didapatkan di rumah sakit umum. 

Vaksin influenza direkomendasikan untuk semua orang yang berusia sama dengan lebih dari 6 bulan. Dan vaksin flu sangat penting untuk usia 50 tahun ke atas (lansia), lalu bagi yang mempunyai penyakit kronik (termasuk asma), wanita hamil, dan bagi mereka yang tinggal dengan orang risiko tinggi. 

Keuntungan jika kita melakukan vaksinasi flu adalah : 
  • Membantu mencegah terkena flu
  • Membuat kita tidak menularkan flu kepada orang lain
  • Membuat flu kita lebih ringan jika kita terkena penyakit flu
  • Mencegah komplikasi seperti seperti pneumonia
By the way, kisaran harga untuk sekali vaksinasi flu adalah 300rb. Lumayan ya, dibanding kita mesti berobat yang memakan biaya, waktu, dan juga tenaga. 

Nah kalau vaksin influenza untuk para traveler, yaitu dengan cara sesuaikan jenis vaksin influenza dengan daerah yang akan dikunjungi. Lakukan vaksinasi paling lambat 2 minggu sebelum keberangkatan.  

Traveler harus vaksinasi flu sesuai dengan daerah tujuan karena setiap daerah mempunyai jenis virus flu yang berbeda-beda, sehingga virus yang berbeda dari asal daerah ini sangat mudah menyerang kekebalan tubuh si 'pendatang baru'

Tips Bebas Flu Saat Traveling

Sebelum saya memberikan tips bebas flu saat traveling, saya mau mengingatkan dahulu bahwa betapa dampak influenza pada traveler sangat merugikan. Di antaranya, meskipun kadang ringan, infeksi influenza dapat berdampak drastis pada kesuksesan liburan atau perjalanan, 40% yang terinfeksi membutuhkan penanganan medis, perjalanan professional dapat dikacaukan oleh influenza. 
Jadi, berikut adalah tips bebas flu saat traveling :
  • Vaksinasi flu minimal 2 minggu sebelum keberangkatan
  • Bawa perlengkapan kesehatan selama perjalanan (tissue, obat pribadi, hand sanitizer)
  • Tutupi hidung dan mulut saat batuk dan bersin
  • Cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer setelah menyentuh fasilitas umum
  • Bersihkan sabuk pengaman, meja, dan pegangan tangan sebelum penerbangan
  • Minum banyak air
Jadi, sudah siap kan untuk bebas dari flu saat traveling?! 

0 Response to "Tips Bebas Flu Saat Traveling"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel