Nyamannya Naik Transportasi Umum, Berwisata Jadi Lebih Mudah

Sebagai pengguna transportasi umum kini merasa sangat diperhatikan. Bagaimana tidak? Semakin ke sini, fasilitas yang diberikan oleh pengelola transportasi mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Itu merupakan bukti bahwa naik transportasi umum kini tak seprihatin dulu. Sehingga sangat memungkinkan dengan keandalan transportasi saat ini bisa mendukung ekonomi dan pariwisata. 
Semenjak memutuskan untuk menjadi seorang freelancer yang seringnya berpergian ke Ibu Kota, setidaknya setiap minggunya saya beberapa kali pulang pergi Kabupaten Tangerang - Jakarta menggunakan transportasi umum.
Transportasi umum
Foto diambil di Stasiun Rangkas Bitung [Foto : Dok. Pribadi]
Pulang pergi Kabupaten Tangerang - Jakarta, saya berkelana bersama transportasi umum kurang lebih selama satu setengah tahun ini. Mulai dari angkot (angkutan kota), kopaja, bus transjakarta, dan yang paling sering adalah KRL Commuter Line yang menjadi andalan saya dalam moda transportasi. 

KRL Commuter Line, transportasi utama yang menjadi andalan saya untuk sampai di Ibu Kota Jakarta. Sebagai warga Kabupaten Tangerang, utamanya saya naik KRL Commuter Line dari stasiun Tangerang sampai stasiun Duri. Kebayang dong, berapa lama saya menghabiskan waktu selama naik KRL Commuter Line?
Transportasi umum
Foto diambil sekitar jam 23:00 WIB di Stasiun Tangerang, sepulangnya beraktivitas [Foto : Dok. Pribadi]
Transportasi Umum
Peta Rute KRL Jabodetabek [Foto : transportumum.com]
Tak dipungkiri, kini transportasi KRL Commuter Line yang banyak diminati oleh warga JaBoDeTabek perlahan mulai memberikan pelayanan terbaiknya. Mulai dari segi keselamatan, keamanan, dan juga kenyamanan.

KRL Commuter Line yang Kian Hari Mengutamakan Keselamatan, Keamanan, dan Kenyamanan 


KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line merupakan layanan kereta rel listrik commuter yang dioperasikan oleh PT. Kereta Commuter Indonesia, anak perusahaan dari PT. Kereta Api Indonesia (PT KAI).

KRL ini telah beroperasi di wilayah Jakarta sejak Tahun 1925, hingga kini melayani rute komuter di wilayah DKI Jakarta, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Banyak dari kita sebagai warga JaBoDeTaBek mengandalkan transportasi umum yang satu ini dengan salah satu alasannya adalah terbebas dari macet. Tidak hanya itu, untuk yang sedang mengejar-ngejar waktu pun terbilang efisien karena waktu tempuh yang dibutuhkan KRL juga jauh lebih singkat dibandingkan transportasi umum lainnya. Selain cepat, biaya yang dibutuhkan untuk menggunakan transportasi umum ini pun sangat murah.

Ada dua jenis tiket yang tersedia, yaitu Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjalan (THB). Kartu Multi Trip (KMT) bisa kita gunakan untuk perjalanan berlanjut, artinya kita bisa menggunakan kartu tersebut di perjalanan selanjutnya.

Oh ya, harga tiket KMT sebesar 50rb dengan isi saldo sebesar 30rb. Untuk isi ulang saldo, kita bisa melakukannya di loket atau di vending machine yang tersedia.

Sedangkan untuk Tiket Harian Berjalan (THB), digunakan untuk sekali perjalanan. Berapa harga tiketnya? Tergantung jarak tempuh yang dituju, untuk THB ini ada biaya jaminan kartu sebesar 10rb yang mana setelah perjalanan kita selesai, kita bisa langsung me-refund kartu ini di loket pembelian tiket. Untuk masa berlakunya hanya 7 hari, jika dalam waktu tersebut kita tidak menggunakan kartu ini, secara otomatis kartu ini akan hangus dan tidak bisa digunakan.

Perkembangan Transportasi Umum KRL Commuter Line


Masih teringat dalam benak, sekitar tahun 2010 s/d 2011 saat ingin ke tempat wisata Kota Tua yang lokasinya dekat dengan Stasiun Jakarta Kota. Saat naik kereta belum senyaman saat ini. Kala itu bisa dibilang transportasi umum belum senyaman saat ini yang mana belum adanya AC dan belum adanya petugas keamanan yang beroperasi. Namun, coba kita perhatikan perkembangan KRL yang berlangsung sampai saat ini. 

Pada tahun 2008 dibentuk anak perusahaan PT KA, yakni PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), yang fokus pada pengoperasian jalur kereta listrik di wilayah Daerah Operasional (DAOP) 1 Jabotabek, yang saat itu memiliki 37 rute kereta yang melayani wilayah Jakarta Raya. Anak perusahaan baru ini merupakan suksesor dari Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek yang telah berdiri sebelumnya.

PT KCJ memulai proyek modernisasi angkutan KRL pada tahun 2011, dengan menyederhanakan rute yang ada menjadi 5 rute utama, penghapusan KRL ekspres, penerapan gerbong khusus wanita, dan mengubah nama KRL ekonomi-AC menjadi Kereta Commuter. Proyek ini dilanjutkan dengan renovasi, penataan ulang, dan sterilisasi sarana dan prasarana termasuk jalur kereta dan stasiun kereta, serta penempatan satuan keamanan pada tiap gerbong. Saat Stasiun Tanjung Priuk diresmikan kembali setelah dilakukan renovasi total pada tahun 2009, jalur kereta listrik bertambah menjadi 6, walaupun belum sepenuhnya beroperasi. Pada Juli 2013, PT KCJ mulai menerapkan sistem tiket elektronik COMMET (Commuter Electronic Ticketing) dan perubahan sistem tarif kereta.

Pada tahun 2017, PT KAI Commuter Jabodetabek berganti nama menjadi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), 3 hari setelah ulang tahun perusahaan tersebut yang ke-9. Perubahan nama ini juga mewadahi penugasan penyelenggaraan kereta api komuter yang lebih luas di seluruh Indonesia, sehingga nantinya jalur KRL Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya bukan lagi satu-satunya jalur kereta api perkotaan yang dioperasikan oleh PT KCI.

Transportasi umum
Suasana Stasiun Palmerah yang Aman dan Nyaman [Foto: Dok. Pribadi]
Transportasi umum
Lokasi : Stasiun Rangkas Bitung [Foto : Dok. Pribadi]
Berdasarkan pengalaman saya menggunakan transportasi umum, berikut merupakan keunggulan yang dimiliki oleh KRL Commuter Line :
  • Fasilitas stasiun kereta yang semakin baik dengan adanya pembangunan sarana dan prasarana. Seperti telah adanya eskaltor dan lift, sehingga jika ingin berpindah dari jalur satu ke yang lainnya menjadi lebih aman dan cepat. Lalu adanya tempat untuk mencharge ponsel, menjadi solusi tepat pada era digital ini!
  • Kenyamanan yang semakin diperhatikan dengan adanya gerbong khusus wanita, lalu tersedianya kursi prioritas.
  • Keselamatan yang semakin membaik, karena adanya pemeriksaan rutin oleh pihak KRL Commuter Line sebagai penanggung jawab transportasi.
  • Bebas macet
  • Biaya tiket yang murah.
  • Adanya berbagai pilihan minuman dan makanan yang dijual.

Dengan Keselamatan, Keamanan, dan Kenyamanan Transportasi Umum, Menjadikan Keandalan Transportasi Umum Mampu Dukung Ekonomi dan Pariwisata


Tak dipungkiri, semakin memuaskannya pelayanan transportasi umum bagi penggunanya dalam hal keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, mampu menjadikan transportasi umum sebagai pilihan terbaik dalam moda transportasi.

Keuntungan naik transportasi umum, selain bisa menghemat pengeluaran, juga bisa mengkayakan diri dengan berbagai pengalaman selama perjalanan di transportasi umum.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki oleh transportasi umum, tentunya dapat menarik perhatian masyarakat banyak untuk menikmati layanan yang diberikan.

Transportasi Umum KRL Commuter Line Juga Dukung Ekonomi Bangsa dan Negara


Apalagi mengingat kini banyaknya pelaku usaha yang bekerja sama dengan pihak transportasi umum. Contohnya, di stasiun kini tersedia berbagai tenant seperti mini market, makanan ringan, minuman, bahkan sampai makanan berat sekali pun tersedia di stasiun. Menurut saya, itu merupakan salah satu keandalan transportasi umum untuk dukung ekonomi masyarakat.

Transportasi umum
Menuju Tanah Abang, Pusat Perbelanjaan Ibu Kota. [Foto : Dok. Pribadi]
Seringkali saya juga melihat banyaknya para pedagang di tanah abang yang mengandalkan KRL Commuter Line sebagai transportasi sehari-harinya, ini juga merupakan salah satu bukti bahwa KRL Commuter Line mampu menjadi solusi moda transportasi setiap harinya yang membantu perekonomian masyarakat.

Transportasi Umum KRL Commuter Line Juga Dukung Pariwisata Negara


Tidak hanya itu, dalam hal pariwisata pun demikian. Jika semakin banyak masyarakat yang antusias untuk memakai transportasi umum untuk mobilitas setiap harinya, maka tak menutup kemungkinan tempat wisata yang jaraknya tak begitu jauh dari stasiun juga menjadi ramai karena mudahnya diakses.
Transportasi umum
Berwisata di Kota Tua [Foto : Dok. Pribadi]
Seperti saya, kalau mau berwisata pasti mencari tempat yang jaraknya tidak jauh dari stasiun kereta, sehingga mudah dijangkau bagi saya yang setia menggunakan transportasi umum ini.

Contohnya saja seperti stasiun Jakarta Kota yang dekat dengan tempat rekreasi Kota Tua Jakarta dengan berbagai museum yang ada di sekitarnya. Lalu beranjak ke Stasiun Tangerang yang dekat dengan Kampung Bakelir, Sungai Cisadane, Jembatan Berendeng. Ada juga stasiun Bogor yang dekat dengan Kebun Raya Bogor. Stasiun Rangkas Bitung yang dekat dengan Alun-Alun Rangkas Bitung atau Museum Multatuli.
Transportasi umum
Alun-Alun Rangkas Bitung [Foto : Dok. Pribadi]

Transportasi umum
Berwisata ke Kota Tua Tidak Ada Bosannya [Foto : Dok. Pribadi]
Dengan transportasi umum khususnya KRL Commuter Line, berwisata menjadi lebih mudah. Bebas macet dan sangat murah bukan?!

Mengenai transportasi umum, teman-teman bisa mengeceknya pada link di bawah ini ya.

Website kemenhub :
http://dephub.go.id

Sosial Media :
Twitter : https://twitter.com/kemenhub151
Facebook : https://www.facebook.com/kemenhub151
Instagram : https://instagram.com/kemenhub151

Sumber :

-          https://id.wikipedia.org/wiki/KRL_Commuter_Line

7 Responses to "Nyamannya Naik Transportasi Umum, Berwisata Jadi Lebih Mudah"

  1. Nyaman dan murah sih, jadi pas banget buat kita2. Semoga kedepannya moda transportasi umum semakin baik. Dan semakin ditambah lagi gerbong khusus wanitanya. Biar lebih nyaman lagi.

    ReplyDelete
  2. Menggunakan transportasi umum memang ada kenyamanan tersendiri ya Mbak heheh.

    ReplyDelete
  3. Ternyata KRL ini telah beroperasi di wilayah Jakarta sudah lama ya Mbak.

    ReplyDelete
  4. Sama Mbak, saya kalau liburan juga cari yang tidak jauh dengan tempat transportasi umum heheh.

    ReplyDelete
  5. Wah saya jadi tidak sabar ingin segera liburan nih Mbak heheh.

    ReplyDelete
  6. Terimakasih banyak atas informasinya mengenai transortasi umum Mbak.

    ReplyDelete
  7. Selain itu menggunakan transportasi umum juga dapat mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor karena orang lebih memilih mengunakaan transportasi umum ketimbang mengendarai kendaraan pribadi.

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel