Mengapa Harus Malam

Mengapa Harus Malam, malam, tentang malam, malam hari, hari, puisi

Tentang malam yang berjalan saat gelap tiba.
Ingin rasanya air mata ku tumpahkan malam ini.
Akalku berontak saat tersadar,
Ini bagian dari anugrah atau cobaan.
Mengapa aku hanya bisa menulis saat gelap itu tiba,
Di saat yang lain terlelap dalam tidurnya.

Di sini, aku bertemankan bohlam beberapa watt
Aku tahu, ini hanya soal waktu.
Waktu yang tidak normal menurut akal.
Namun, mengapa inspirasi mesti datang.

Apa karena diri yang terlalu menyukai kesunyian.
Atau mungkinkah otak bawah sadarku menerima kata saat gelap tiba.

Hay malam, terimakasih untuk waktumu yang telah tersedia
Terimakasih untuk ruang yang telah engkau berikan
Hingga aku merasa nyaman
Hingga aku merasa terlelap dalam menyusun kata.

Hay malam, jika di luar sana juga ada nyawa yang belum terlelap
Izinkan aku untuk menyapanya
Betapa kuat dirinya menghadapi hidup ini
Hidup dengan segala cacian dan hinaan
Hingga malam, menjadi pilihan.

Biarkan ia memainkan perannya
Hingga suatu saat Tuhan akan mengetuk hatinya
Dan membuatnya sadar.

Pagi adalah soal bekerja
dan Malam adalah soal terlelap
Manusia hidup sesuai fitrahnya
Dan iman haruslah menjadi penguat
Iman harus tahu bahwa hidup harus menyertai Tuhan di dalamnya
Dalam setiap pilihan, pun dalam setiap hembusan nafas.

2 Responses to "Mengapa Harus Malam"

  1. Susunan kata-katanya epik kak Diyah, ajarin dong cara buatnyašŸ˜

    ReplyDelete
  2. Uhuuuy.. melow melow melow.. tapi aku sih lebih suka senja.. haish ��

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel