Suka Duka Menjadi Seorang Call Center

Hai teman-teman semua apa kabar kalian? Semoga selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.. Aamiin..

Pada pembahasan kali ini saya akan membahas mengenai suatu pekerjaan/profesi yaitu mengenai suka duka menjadi seorang call center..

Sering kali customer terkecoh dengan peranan seorang call center dan seorang customer service, tentu saja jobdesc antara call center berbeda dengan customer service.

Call Center

merupakan pusat panggilan yang mana harus bisa menerima panggilan dari customer dengan seramah mungkin dan disertai kesabaran serta harus dapat memenuhi permintaan customer sehingga customer merasa puas dengan informasi yang telah kita berikan.

Call Center
Call Center on duty (Foto : pelatihanbisnisindonesia.com)
Sedangkan customer service merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memberikan kepuasan kepada customer melalui pelayanan dalam menyelesaikan masalah dengan memuaskan.

Lalu apakah kalian mengetahui bagaimana suka dan duka menjadi seorang Call Center yang bekerja dibalik layar dan bekerja mengangkat telpon dari customer tersebut, inilah suka dan duka nya mari kita simak sama-sama :

Keuntungan menjadi seorang Call Center menurut pengalaman saya yaitu:
  1. Mengetahui seluk beluk Perusahaan lebih mendalam
  2. Tidak terlalu memikirkan penampilan saat berada di hadapan customer, toh kita bekerja dibalik layar
  3. Bebas melakukan kegiatan saat bekerja namun tetap dapat menghandle pekerjaan dengan benar dan baik serta harus tetap fokus tentunya. (Bisa sambil make-up an untuk yang wanita)
  4. Pekerjaannya tidak terlalu berat karena hanya duduk di depan monitor serta memakai Headset
  5. Tidak membosankan karena akan menghadapi berbagai macam karakter customer
  6. Belajar menghadapi serta memahami berbagai macam karakter customer
Dan menurut saya tidak mudah menjadi seorang call center karena :
  1.  Menjadi seorang Call Center sering kali dianggap rendah oleh customer, sehingga harus mempunyai kesabaran yang lebih serta mental yang kuat dalam menghadapi customer yang seperti ini.
  2. Kalau ada kesalahan dari perusahaan yang membuat customer menjadi tidak nyaman dan kecewa, siap-siap lah para call center menghadapi berbagai perkataan buruk dari customer. Pengen rasanya bilang begini : "Itu bukan salah saya Pak Buk, itu kesalahan pihak tertentu"
  3.  Harus mampu menjaga profesionalitas dalam bekerja, tak peduli masalah apa yang sedang dihadapi yang penting tetap ramah dan hangat serta fokus dalam berbicara dengan customer.
  4. Tak jarang juga mendapat telpon dari orang yang sekedar iseng menelpon tanpa tujuan apapun, dan hanya merayu-rayu tidak jelas. Nah kalau yang satu ini Perusahaan biasanya sangat mendukung para Call Center nya untuk bertindak tegas serta tidak menanggapinya dengan cara berbicara : "ada lagi yang bisa saya bantu?" perkataan ini diucapkan berkali-kali sampai customer ganjen tersebut merasa bosan dan menutup telponnya.
  5. Harus bisa menghadapi customer yang plin-plan dengan sabar dan tetap fokus dengan tujuan akhirnya.
  6. Harus bersedia disalahkan walaupun itu kesalahan sistem ataupun bagian lainnya, harus bisa menghadapinya dengan tenang dan sabar.
Nah jadi sekarang kalian sudah tahu kan bahwa tidak mudah menjadi seorang Call Center, maka hargailah pekerjaannya jangan memandang dengan sebelah mata yaa teman-teman.. hehe

Pesan dari saya untuk teman-teman semua hargailah setiap pekerjaan yang dilakukan oleh siapapun, selama pekerjaan itu halal dan bukan meminta-minta. Alangkah indahnya hidup ini jika kita semua dapat saling menghargai  :)


Mungkin segini dulu saja pembahasan mengenai suka duka menjadi seorang call center. Oh iya jangan-jangan dari teman-teman semua juga ada yang berprofesi sebagai call center? Ditunggu keluh kesah nya di kolom komentar bawah yaa.. hehe..

Terimakasih teman-teman semua sudah mau membaca artikel saya kali ini, salam sukses untuk teman-teman semua dari saya Rodhiyatum Mardhiyah yang ingin belajar lebih banyak lagi mengenai arti hidup :)

1 Response to "Suka Duka Menjadi Seorang Call Center"

  1. hahaha saya dulu seorang call center... memang sering mengalami pelecehan verbal.. hingga kata2 yang tidak pantas diucapkan... Tapi jika tidak dimasukan ke hati omelan pelanggan menjadi hiburan tersendiri :D

    Yang masih ragu kerja di call center silahkan dicoba dulu ada plus minusnya kok.. kalau orang jawa bilang sih "sawang sinawang"

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel